Rel Patah, Jalur KRL Jakarta-Bogor Terhambat

kereta listrik () Jakarta menuju Bogor pagi ini, Kamis (28/) tersendat.

Perjalanan KRL pagi ini mengalami gangguan lantaran rel yang menghubungkan Lenteng Agung dengan Tanjung Barat patah sekitar pukul 07.05 WIB.

“Jam 07.05 antara Lenteng Agung-Tanjung barat kedapatan rel patah. Saat ini dalam perbaikan petugas,” cuit akun Twitter resmi @commuterline, Kamis (28/7).

Kerusakan pada rel KRL tentunya membuat perjalanan masyarakat menjadi terhambat. Otomatis laju pun menjadi lebih lambat dari biasanya. Beberapa kereta yang terhambat antara lain adalah KA 1537 (Bogor-Jatinegara), KA 1075 (Depok-Jakarta Kota), KA 1077 (Bogor-Jakarta Kota).

Karena kerusakan rel, KRL yang berasal dari Stasiun Lenteng Agung ke arah Tanjung Barat hanya bisa melaju di angka kecepatan sekitar 5 km/jam.

Para commuter line pun membutuhkan waktu tempuh yang lebih untuk sampai di tempat tujuan mereka. Salah satu yang naik commuter line dari Stasiun Bogor mengatakan, “Saya naik kereta jam 7.05 dari Bogor. Jam 07.30 baru sampai Stasiun Citayam.”

Tak hanya permasalahan rel patah, perjalanan KRL jurusan Bogor-Manggarai-Jakarata Kota juga terhambat. Kereta listrik terpaksa berhenti sebentar ketika akan masuk ke Stasiun UI, Kamis (28/7) pukul 07.10 WIB.

Sejumlah penumpang KRL yang merasa terganggu dengan permasalahan teknis tersebut berujar, “Menhub Baru, kok perjalanan kereta mengalami gangguan,” ujar penumpang.

Petugas sendiri telah memberikan pengumuman terkait adanya gangguan sinyal yang membuat KRL terpaksa berhenti sejenak. “Maaf kereta tertahan ada gangguan sinyal masuk Stasiun UI,” kata petugas kereta api.

Karena permasalahan gangguan sinyal tersebut, commuter line pun ada yang tertahan di sejumlah stasiun, mulai dari Depok Baru sampai Bogor. Bahkan ada yang terhenti di tengah rel kereta. Alhasil penumpukan penumpang di Stasiun Depok pun terelakkan.

Beruntung pukul 09.00 WIB lalu lintas kereta api ke arah Manggarai dan Jakarta telah lancar kembali.