Sediakan 2.500 Kursi, Pendaftaran Mudik Gratis PT KAI Sudah Dibuka!

Khusus untuk Lebaran tahun ini, PT KAI menyediakan 2.500 kursi gratis, baik untuk arus mudik maupun arus balik
Khusus untuk Lebaran tahun ini, PT KAI menyediakan 2.500 kursi gratis, baik untuk arus mudik maupun arus balik - tribunnews.com

JAKARTA – () kembali mengadakan mudik kepada masyarakat yang ingin pulang kampung. Khusus untuk tahun ini, perusahaan menyediakan 2.500 kursi , baik untuk arus mudik maupun arus balik, dan sudah dibuka mulai tanggal 26 April hingga 8 Mei 2019 mendatang.

“Untuk arus mudik, dijadwalkan berangkat pada tanggal 26-27 Mei 2019, sedangkan arus balik berangkat pada tanggal 15-16 Juni 2019,” jelas Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, dikutip Kompas. “Masyakarat yang tertarik untuk mengikuti program tersebut, dapat mendaftarkan diri mulai tanggal 26 April sampai 8 Mei 2019 secara melalui website mudikbumn.co.id.”

Meski demikian, pendaftaran akan ditutup secara otomatis jika kuota telah habis sebelum batas waktu yang telah ditetapkan. Jadi, masyarakat yang berminat, diharapkan untuk segera mendaftarkan diri sebelum didahului orang lain. “Pelayan ini diharapkan mampu mengurangi minat masyarakat menggunakan kendaraan pribadi selama mudik dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” sambung Edi.

Untuk Lebaran tahun ini, ada satu penambahan rute perjalanan kereta api, yaitu dari 7 rute menjadi 8 rute. Kereta api yang akan melayani program ini adalah KA Kertajaya Lebaran dan KA Brantas Lebaran, dengan rute Pasar Senen- Pasar Turi dan Pasar Senen-Blitar PP, yang masing-masing menyediakan kuota 300-an kursi.

Syarat mendaftar program mudik gratis ini antara lain satu orang peserta hanya diperbolehkan mendaftar satu kali untuk keberangkatan atau pulang-pergi, peserta diwajibkan memiliki identitas diri (sedangkan keluarga diwajibkan menunjukkan KK), satu orang pendaftar dapat mendaftarkan anggota keluarga yang tercantum pada satu KK (maksimal 10 orang), satu peserta mudik diperbolehkan membawa satu infant (bayi berusia kurang dari 3 tahun), pendaftar diwajibkan mencantumkan nomor identitas peserta mudik di form, dan wajib mendaftar ulang jika lolos verifikasi.