Selama Masa Angkutan Mudik Lebaran 2018, Lebih dari 1 Juta Tiket Kereta Habis Terjual

Apriyono Wedi Chresnanto, Direktur Komersial dan Teknologi Informasi PT Kereta Api Indonesia - sinarharapan.id
Apriyono Wedi Chresnanto, Direktur Komersial dan Teknologi Informasi PT Kereta Api Indonesia - sinarharapan.id

Gambir (KAI) mengungkapkan jika selama masa 2018 ini pihaknya telah berhasil menjual lebih dari 1 juta api, tepatnya 1.296.236 KA. tersebut untuk tanggal keberangkatan 3 minggu sebelum 2018 yang diperkirakan jatuh pada tanggal 15 dan 16 Juni 2018.

“Saat ini, per 18 Mei 2018, telah terjual 1.296.236 seat KA reguler dan 249.738 seat KA tambahan,” ujar Direktur Komersial dan Teknologi Informasi PT Indonesia (KAI), Apriyono Wedi Chresnanto di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (18/5), seperti dilansir Tribunnews.

Dalam masa angkutan Lebaran tahun ini, setidaknya telah mempersiapkan 393 KA setiap hari yang meliputi 353 KA reguler dan 40 KA tambahan. Kapasitas tempat duduk yang disediakan mencapai 236.210 seat per hari yang terdiri dari 212.458 tempat duduk per hari untuk KA reguler dan 23.572 kursi per hari untuk KA tambahan.

Lebih lanjut Apriyono menjelaskan jika khusus kereta api tambahan akan mulai dioperasikan pada tanggal 5-26 Juni 2018. Adapun KA tambahan yang dijalankan meliputi KA Kertajaya Lebaran Pasar Senen-Surabaya Pasarturi, KA Brantas Lebaran Pasar Senen-Semarang Poncol Blitar, dan KA Mataram Premium Pasarsenen-Lempuyangan.

Walaupun hingga kini sudah lebih dari 1 juta tiket kereta api habis terjual, PT KAI menegaskan bahwa masyarakat yang ingin bepergian menggunakan moda transportasi kereta api masih dapat membeli tiket kereta tambahan yang masih tersedia untuk perjalanan mudik.

“Calon kereta tambahan, dapat melakukan pemesanan tiket kereta api tambahan melalui aplikasi KAI Access, situs resmi KAI, gerai minimarket, jaringan Payment Point Bank (PPOB), serta situs dan aplikasi lain yang telah bekerja sama dengan KAI,” tandas Apriyono.