Selama Mudik Lebaran PT KAI Bakal Sediakan Fasilitas Sahur & Buka Bersama Gratis

Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI - beritatrans.com
Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI - beritatrans.com

Solo – Menjelang masa 2018 PT Indonesia (KAI) berupaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap para pengguna jasa. menjanjikan bakal menyediakan sahur dan buka puasa bersama di dalam kereta api selama perjalanan mudik kelak.

“Di tahun ini kita akan menyediakan operasi Lebaran, sahur bersama dan buka bersama di atas kereta secara gratis,” ungkap Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro di Solo Balapan, Rabu (11/4), seperti dilansir Merdeka. Lebih lanjut Edi menyatakan bahwa program sahur dan buka puasa bersama di dalam kereta api ini akan dimulai sejak H-10 Lebaran atau ketika operasional mudik Lebaran dimulai.

Sementara itu untuk persiapan angkutan mudik Lebaran, Edi mengatakan kini sudah ada 2 tim yang melakukan inspeksi jalur kereta api selatan dan utara. Inspeksi ini adalah kegiatan tahunan yang rutin diselenggarakan untuk memastikan kesiapan jalur utara dan selatan. “Ini adalah salah satu upaya yang rutin kita lakukan, memeriksa kesiapan daop-daop atau daerah operasi,” kata Edi.

Terkait ketersediaan mudik kereta api, Edi juga memastikan -tiket KA masih tersedia. “Hingga H-5 Lebaran, ketersediaan aman. Silakan dicari,” katanya. Akan tetapi untuk keberangkatan H-1 dan H-2 Lebaran rupanya menjadi tanggal favorit untuk melakukan mudik.

Pada masa operasi Lebaran 2018 setidaknya terdapat 393 perjalanan kereta api. Jumlah tersebut naik 40 perjalanan dari masa operasi Lebaran tahun lalu. Dalam pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini pihak KAI akan menambahkan 23.000 tempat duduk untuk jalur utara dan selatan. Saat ini PT KAI telah memesan 10 trainset kereta baru, sementara itu 6 kereta di antaranya telah beroperasi dan 4 sisanya masih menyusul.

“Ketika semuanya telah datang dan beroperasi, tiket mudik segera dijual. Saat ini belum, karena menunggu koordinasi,” jelas Edi. Di samping mengoperasikan kereta tambahan, pihak KAI juga katanya akan menempatkan petugas jaga di perlintasan sebidang atau yang ini masih belum terjaga.