Stasiun Citayam Kini Sudah Dilengkapi dengan Underpass

Depok Commuter Jabodetabek (KCJ) akhirnya meresmikan terowongan atau underpass penyeberangan orang di Citayam, Cipayung, Kota Depok, Senin (21/8) pagi. Lewat akun Twitter resminya, PT KCJ mengumumkan jika underpass di Citayam dapat digunakan mulai Senin (21/8) lalu.

“Underpass di Stasiun Citayam dioperasikan. Crossing antar peron ditutup dan peron tengah tidak dioperasikan lagi,” demikian bunyi pengumuman KCJ melalui Twitter.

Vice President Komunikasi PT KCJ, Eva Chairunisa mengungkapkan jika underpass tersebut berguna untuk tempat penyeberangan yang hendak berpindah peron. “Fungsi underpass ini adalah dapat digunakan untuk tempat menyeberang di dalam stasiun dari peron 1 ke peron 2,” kata Eva, seperti dilansir Pos Kota.

Lebih lanjut Eva menuturkan jika underpass di Stasiun Citayam merupakan underpass keempat yang telah diselesaikan pembangunannya oleh KCJ pada tahun 2017 ini. “Jadi dari enam underpass, empat diantaranya sudah beroperasi. Masing-masing di Tebet, Sudimara, Pondok Ranji, Citayam,” ucap Eva.

KCJ sendiri sengaja membangun underpass dalam rangka menghilangkan pelintasan penyeberangan penumpang antar peron di stasiun yang berada di atas rel. Beberapa upaya yang dilakukan KCJ adalah dengan membangun terowongan, jembatan penyeberangan, atau memindahkan hall keluar masuk penumpang ke lantai atas.

“Tujuan utama untuk aspek keselamatan. Underpass yang masih dalam proses dan siap untuk segera dioperasikan Stasiun Cilebut dan Bojonggede,” papar Eva.

Di sisi lain, menurut salah satu penumpang asal Depok bernama Santi, pembangunan underpass atau terowongan untuk tempat penyeberangan antar peron ini adalah salah satu yang baik dan bisa menjaga keselamatan para penumpang kereta rel listrik (KRL).

“Karena buru-buru ada beberapa orang masih suka melewati perlintasan rel hanya untuk melewati peron saja. Dengan baru diresmikan underpass penyeberangan ini cukup membantu. Jika bisa dari pihak PT KCJ sendiri untuk menjaga kebersihan dan fasilitas penunjuk yang sudah ada,” ujar Santi.