Stasiun Hampir Kelar, Kereta Bandara Adi Soemarmo Beroperasi Awal 2019

Proyek Kereta Bandara Adi Soemarmo - solo.tribunnews.com
Proyek Kereta Bandara Adi Soemarmo - solo.tribunnews.com

Masyarakat yang ingin bepergian ke Adi Soemarmo tidak lama lagi bakal memiliki pilihan tambahan. Pasalnya, PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo mengatakan bahwa operasional bandara akan dilakukan pada awal tahun 2019 mendatang, atau kurang lebih setengah tahun dari sekarang.

Dilansir dari Antara, proses kereta Bandara Adi Soemarmo hingga saat ini diklaim sudah mencapai 67 persen. Pembangunan bandara sejauh ini tidak menemui kendala berarti sehingga perusahaan optimistis bahwa pembangunan tersebut sesuai dengan target awal, yakni pada bulan September mendatang.

“Target pembangunan stasiun bandara selesai pada bulan September tahun ini sehingga awal tahun 2019 mendatang sudah bisa beroperasi,” tutur General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman. “Namun, untuk proses pembuatan rel, berjalan cukup lambat karena hingga saat ini masih sebatas memasang tiang pancang, sedangkan untuk tikungan dari tol sudah selesai.”

Abdullah melanjutkan, dalam proyek kereta bandara itu, pihaknya hanya bertugas untuk menyiapkan sarana di dalam bandara, dalam hal ini pembangunan stasiun. Sementara, untuk pengerjaan rel, merupakan kewenangan dari Balai Perkeretaapian, sedangkan masalah pembebasan lahan adalah urusan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Sebagai langkah pengembangan infrastruktur bandara, perusahaan juga tengah fokus pada pengerjaan runway,” sambung Abdullah. “Saat ini, progres pengerjaan runway masih menunggu hasil analisis dampak lingkungan dan analisis dampak lalu lintas. Sebagai rencana, akan ada penambahan panjang runway hingga 600 meter.”

Proyek kereta Bandara Adi Soemarmo sendiri sudah dimulai sejak bulan April 2017 lalu. Kala itu, Presiden Indonesia, Joko Widodo, mengawali dengan melakukan groundbreaking di bandara yang berlokasi di wilayah Boyolali tersebut. Nantinya, rel kereta ini akan menghubungkan Bandara Adi Soemarmo dengan Stasiun Balapan Solo hingga stasiun di Yogyakarta, dan diharapkan mampu menciptakan integrasi antar-moda.