Stasiun MRT Jakarta Dilengkapi Fasilitas Digital untuk Penyandang Disabilitas

Gubernur Anies Baswedan saat melihat pengoperasian DINA oleh penyandang disabilitas - jakartamrt.co.id

Bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional, pada tanggal 3 Desember 2021 kemarin, Provinsi dan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta (Perseroda) meluncurkan bagi penyandang disabilitas di MRT Bundaran HI. Dinamakan Digital Intelligent Assistant (DINA), ini adalah fasilitas komunikasi di stasiun MRT Jakarta yang dapat digunakan seluruh untuk mengurangi kontak fisik dan dapat membantu mereka dalam kondisi darurat.

“Adanya inisiatif DINA menunjukkan komitmen operator publik di Jakarta dalam menciptakan kenyamanan bagi penumpang, khususnya untuk penumpang berkebutuhan khusus,” papar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dikutip dari Bisnis. “Ini selalu menjadi prioritas kami, bila empat unsur masyarakat yang terdiri dari penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, dan perempuan ini terfasilitasi, maka Insya Allah elemen rakyat yang lain juga pasti terfasilitasi.”

Sementara itu, Direktur Utama Jakarta (Perseroda), William Sabandar, menjelaskan, DINA merupakan inisiatif karyawan MRT Jakarta dan beberapa unit kerja. DINA dapat mengakomodasi komunikasi dua arah yang dapat menghubungkan antara pengguna dengan di stasiun MRT Jakarta dalam bentuk audio maupun visual serta dilengkapi dengan fitur pesan tertulis.

“Dengan alat ini, teman tuli dapat menggunakan fitur teks yang tersedia maupun fitur teks bebas untuk menanyakan informasi khusus dan untuk teman tuna netra dapat berbicara langsung dengan menekan tombol call braille untuk berkomunikasi dengan petugas di stasiun,” terang William. “Secara desain dimensi, DINA dapat menyesuaikan dengan posisi pengguna kursi roda.”

Fasilitas tersebut, ia melanjutkan, dapat memberikan beragam informasi terkait jadwal keberangkatan, petunjuk arah dan lokasi, laporan atau keluhan, serta bantuan kehadiran petugas. Fasilitas ini sendiri sudah tersedia Stasiun Bundaran HI, Stasiun Blok M BCA, dan Stasiun Lebak Bulus, yang nantinya juga akan dihadirkan di seluruh stasiun MRT Jakarta. “Inisiatif ini pertama di Indonesia dan di dunia baru ada tiga negara yang mengaplikasikan, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Hong Kong,” pungkas William.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*