Tanggapan PT KAI Atas Keluhan Penumpang Kereta Api Prameks

JOGJA- Dalam dua minggu terakhir, Prambanan Express (Prameks) mendapat sejumlah keluhan dari penumpangnya. mengeluhkan keberangkatan dan kedatangan Prammeks yang sering molor, dan sering mengalami kerusakan di tengah jalan. Termasuk yang terjadi pada Rabu (7/1/2015) siang kemarin.

Menanggapi beberapa keluhan yang diterima tersebut, Manager Humas Jogja Bambang S Prayitno menyampaikan permintaan maaf soal keterlambatan kereta api Prambanan Express (Prameks).

Menurut Bambang, terhambatnya jadwal keberangkatan dan kedatangan Prameks disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya yaitu karena adanya penambahan jadwal keberangkatan kereta selama musim libur akhir tahun, dan juga disebabkan oleh kondisi kereta yang sudah tua.

“Hampir setiap bulan kereta harus diperbaiki. Ini karena faktor usia. Kereta ini sudah ada sejak tahun 1990-an tapi belum diganti. Padahal di Bandung dan Jakarta sudah tidak digunakan lagi,” ujar Bambang seperti dikutip Solopos.com, Rabu (7/1/2015).

Bambang juga menyangkal adanya anggapan bahwa PT KAI tidak memberitahukan masalah keterlambatan jadwal kereta kepada penumpang. Menurutnya, PT KAI telah melaporkan kondisi tersebut kepada penumpang sesuai standar operasional (SOP) yang berlaku.

Dia juga menuturkan, sebenarnya masih ada kereta api lain yang bisa digunakan yakni KA Sri Wedari dan Jaka Tingkir yang memiliki Rp10.000 atau Madiun Jaya  dengan Rp20.000.

“Memang harganya lebih mahal dari Prameks [ Rp6.000] tapi sudah dilengkapi dengan AC,” pungkas Bambang.

1 Comment

  1. Saya sangat kecewa dgn pelayanan PT KAI, beberapa minggu ini utk kereta lokal pramex dr Jogja tujuan solo balapan sering telat. dr jogja pukul 7.42 dan sesuai jadwal harusnya pukul 8.50 tapi nyatanya sampai solo pukul 10.30 karena selalu dikalahkan oleh kereta lainnya. didalam kereta juga sangat panas tanpa kipas angin maupun ac. saya sangat kecewa dgn pelayanan pt kai.jadwal kerja dan bertemu dgn klien jd gagal semuanya. klo seperti ini siapa yg tanggung jawab.lebih baik naik bus antar propinsi saja lebih cepat.pt kai sungguh mengecewakan

Komentar ditutup.