Terbantu Warga, Lintasan KA sudah bisa Digunakan Paska Anjloknya Babaranjang

Paska anjloknya babaranjang di jalur KA Dusun Trimulyo II, Selatan, Selasa lalu (13/10) tersebut kini sudah bisa digunakan kembali. Humas , Muhaimin, menyatakan bahwa pihaknya hingga kemarin terus melakukan kereta yang patah.

Perbaikan rel kereta akhirnya selesai pada hari Rabu pukul 13.00 WIB. “Saat ini kami fokus (ke) perbaikan rel, Alhamdulillah jam satu siang tadi sudah dilewati kereta . Kami dari pihak KAI meyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya pada awak media, kemarin (14/10).

Sebelumnya kereta babaranjang yang terdiri dari 60 bermuatan batu bara tersebut di Dusun Trimulyo II, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada hari Selasa, sekitar pukul 08.35 WIB pagi. Dalam perjalanan, 4 diantara kereta yang berangkat dari Sumatera Selatan menuju Tarahan ini terpisah. Bahkan, 1 sempat terlempar hingga masuk ke dalam siring (selokan besar) sedalam 4 meter. Anjloknya kereta ini menyebabkan rel di area depan Gedungratu patah sepanjang 6 meter.

Dalam proses evakuasi gerbong babaranjang, PT KAI tak sendiri karena dibantu oleh warga sekitar. Dari pagi hingga sore hari, warga di sekitar area Rejosari membantu mengevakuasi gerbong babaranjang yang terguling dan membersihkan lintasan dari tumpukan batu bara yang terguling.