Tinggi Peminat, KA Wisata Priority Bakal Buka Rute Jakarta-Surabaya via Semarang

kereta api wisata - travel.kompas.com
kereta api wisata - travel.kompas.com

Purwokerto – Sejak dioperasikan pada (4/8) lalu, peminat pariwisata priority mendapat sambutan yang cukup hangat dari masyarakat. Untuk sementara ini KA Wisata Priority baru melayani perjalanan Jakarta-Yogyakarta-Solo dengan perorangan seharga Rp 750.000.

“Sejak beroperasi dari 4 Agustus lalu, setiap minggu okupansi selalu 100 persen. Bahkan bisa dibilang 110 persen, karena ada yang naik hanya sampai Cirebon. Ada juga yang naik dari Cirebon ke Yogyakarta, atau -stasiun selanjutnya,” ungkap Totok Suryono, Direktur Utama PT KA Pariwisata, Kamis (24/8), seperti dilansir Kompas.

Totok menjelaskan bahwa KA Wisata Priority mempunyai keberangkatan dari Jakarta pada hari Jumat malam dan kembali lagi ke Jakarta hari Minggu malam. Yang membuat tiketnya cenderung lebih mahal dari KA reguler tentu saja dari segi dan yang ditawarkan. “Dalam melayani penumpang kami all out. Kru baik prami (pramugari) maupun prama (pramugara) dipilih yang terbaik. Fasilitasnya pun kelas VIP dan VVIP,” beber Totok.

Hingga kini kabarnya KA Wisata Priority telah mempunyai pelanggan tetap. “Mayoritas mudah, karena di dalam kereta terdapat bar sebagai tempat untuk berinteraksi,” ucap Totok.

KA Wisata Priority beroperasi dengan menggunakan kereta reguler seperti Taksaka dan Argo Dwipangga. Karena peminatnya cukup tinggi, pihak PT Kereta Api Pariwisata pun berencana untuk menghadirkan rute baru, yakni Jakarta-Surabaya via Semarang. “Ke depannya kita akan mengembangkan lagi. Ke arah Jakarta, Semarang, Surabaya. Tak hanya Solo ataupun Yogya,” kata Totok.

Lebih lanjut Totok menuturkan jika sudah banyak orang yang menanyakan apakah kereta api wisata tersebut akan membuka rute perjalanan baru ke Semarang dan Surabaya. PT KA Pariwisata pun berencana segera menghadirkan rute tersebut akhir tahun 2017 ini. “Karena sudah banyak yang nanya. Sebelum akhir tahun kita rencana. Antara November atau awal Desember, kereta wisatanya tergabung dengan Sembrani atau Argo Anggrek,” tandas Totok.