Tinjau Proyek Pembangunan Jalur KA Sumut – Aceh, Kedatangan Presiden Disambut Pengawalan Ketat

Medan – Presiden bersama rombongan dijadwalkan mendarat di Internasional Kualanamu Medan, hari ini (1/2). Dalam rencana kunjungannya menilik – Aceh, telah disiapkan ribuan aparat dan yang melakukan sterilisasi di daerah lintasan maupun area yang akan dikunjungi Presiden.

“Presiden akan mendarat di KNIA (Kualanamu International Airport). Setelah tiba, akan langsung berangkat ke Binjai melihat Tol Sumatera. Jadi kita dari Polresta Medan bertugas mengamankan jalur yang akan dilalui, seperti Amplas, Ringroad, dan Jalan Megawati Binjai,” ujar Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, kemarin (29/2).

Kedatangan Presiden ini akan disambut oleh Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, Panglima Kodam (Pangdam) I/ Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino, serta beberapa pihak terkait lainnya.

“Ada 58 sniper dan 2.000 prajurit TNI yang kita turunkan untuk mengawal Pak Jokowi. Kabar terbaru, Pak Presiden Jokowi datangnya pada 1 sampai 3 Maret 2016,” terang Panglima Kodam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung.

Sebelumnya, Presiden Jokowi beserta rombongan dijadwalkan melakukan kunjungan ke Medan dan Binjai pada 27-29 Februari 2016 lalu. Namun, rencana tersebut harus diundur hingga baru terlaksana pada hari ini.

Tak hanya meninjau pembangunan jalur kereta api di area tersebut, Presiden Jokowi juga akan mengawasi pembangunan jalan tol Medan-Binjai. Setelah melakukan kunjungan di Binjai, Presiden akan bertolak ke Medan dan Deli serdang untuk melihat perkembangan pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing tinggi, termasuk kereta api Medan-Kualanamu.

Presiden juga akan mengunjungi Kabupaten Simalungun untuk mengetahui secara langsung tahap pembangunan infrastruktur wisata di Danau Toba. Bukan tak beralasan, Presiden bertekad untuk menjadikan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata terbaik dunia.