Vendor PHK 150 Pekerja Outsourcing PT KAI

– Setelah menggelar aksi dan mogok kerja pada Selasa 25 Juni lalu, 150 pekerja yang sebelumnya dipekerjakan di -stasiun Jabodetabek akhirnya di .

Perusahaan vendor yang dulu merekrut mereka dan menyuplai tenaga kerja untuk Commuter Jabodetabek yang memutuskan hubungan kerja mereka. “Hari ini para pekerja akan menerima surat keputusan tentang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),” kata Acil Prasetyo, koordinator Serikat Pekerja Jabodetabek (SPKAJ), kemarin.

Menurut Prasetyo, pada saat akan melakukan demo, beberapa pekerja sudah diperingatkan dan mendapat intimidasai melalui pesan singkat. “Mereka diancam akan dipecat waktu itu,” katanya.

Peringatan tersebut terbukti dengan pemanggilan langsung pekerja usai melakukan aksi demo dan langsung dipecat secara lisan di kantor. Pada hari Jum’at kemarin rencananya para pekerja akan mendapatkan surat keputusan pemecatan mereka. “Seharusnya ada Surat Peringatan sampai dua tahap, baru pemecatan kenapa mereka dipecat secara sepihak,” ujar Prasetyo.

Selasa lalu, mereka menggelar aksi demo di kantor Stasiun Juanda dengan menuntut untuk dijadikan sebagai karyawan tetap di . Sebelumnya para pekrja outsourcing ini ditempatkan di bagian portir, loket, , administrasi dan pengawalan.

Selain menuntut untuk dijadikan karyawan tetap, mereka juga menolak sistem kerja outsourcing pada beberapa bidang pekerjaan inti dalam kereta serta meminta agar rekan mereka yang telah di PHK pada tahun 2008 dipekerjakan kembali. Aksi demo tersebut sempat mengganggu pelayanan di beberapa stasiun di Jabodetabek.

Menurut Prasetyo, untuk menyelesaikan permasalahan ini, pada Senin 1 Juli mendatang rencananya Komisi Tenaga Kerja DPR akan mengundang SPKAJ, perusahaan Vendor, serta PT KCJ untuk berdialog. “Kalau tanggal 1 Juli besok tidak ada solusi, kami akan mogok spontan,” ujarnya.

Tentang Dinar Firda Rosa 263 Articles
Peminat studi Teknik Informatika, saat ini bermukim di Malang - Jawa Timur